Pendarahan Lebih Banyak Saat Haid

Pendarahan Lebih Banyak Saat Haid, Ketika Jumlah Pendarahan Saat Haid Terjadi Lebih Banyak Dan Siklus Haid Terlalu Lama, Waspadai Miom!

Pendarahan Lebih Banyak Saat Haid

Pendarahan Lebih Banyak Saat Haid Terjadi Waspadai Gejala Miom

Sekitar 75 persen wanita pernah mengalami miom. Miom (uteri fibroid/leiomioma) adalah pertumbuhan di dalam atau sekitar rahim yang tak bersifat ganas/kanker, tetapi berupa tumor jinak.

Diterangkan dr Marihot Pasaribu SpOG, miom ialah tumor di mana sel-sel pada uterus membesar dan bertambah banyak. Tumor artinya pembesaran. Jadi, uterus membesar sedangkan sel-selnya bertambah banyak, tapi tidak mengubah komposisinya.

“Gejalanya khas ketika perempuan menderita miom. Siklus haid terjadi lebih lama dengan pertambahan jumlah darah yang cukup banyak. Haid yang normal hanya sekitar 3–7 hari dengan jumlah 85 ml selama haid. Selain itu, biasanya darah haid lebih bergumpal-gumpal dan akan terasa ada benjolan,’’ tutur dokter dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Thata Bakrie Samarinda, Selasa (17/1) tersebut.

Lanjut dia, penyakit ini lebih rentan menyerang perempuan pada usia produktif sekitar 30 tahun ke atas. Namun, perlu diketahui, semua perempuan akan berisiko mengalami miom. Sebab, hormon-hormon yang ada akan diproduksi rutin seperti hormon estrogen dan progesteron.

Jika dibiarkan, miom akan berujung komplikasi yang akhirnya kekurangan banyak darah, hemoglobin (HB) rendah, atau akan mengganggu proses reproduksi. Misal, buang air kecil (BAK), buang air besar (BAB), dan terkadang menyebabkan rasa nyeri.

Miom, kata Marihot, membuat perempuan sulit hamil. Jika hamil, rentan keguguran, menyulitkan persalinan dan pendarahan.

“Untuk tindakan, bergantung pada keluhan pasien. Bila mengganggu, pendarahan tanpa anemia cukup diberi obat-obatan. Miom akan menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun,’’ tukas Marihot.

Kunjungi Juga Informasi Lainnya di: